Kau datang
membawa cerita
Cerita indah
yang ku sebut unik
Wajah manis nan
ceria
Meluluh
lantahkan gelapnya kesendirian
Membuat cerita
bersamamu di sela waktu
Amboi, aku tak
bisa utarakan lebih banyak lagi
Dunia seakan ikut menari
Di tengah
indahnya kebersamaan ini
Terkikis sebuah
tanda sebuah kemesraan
Bahwa takdir tak
bisa ditawar
Kau pergi dengan
kegelisahan
Dan baru pertama
kali aku melihat gelapnya wajahmu
Ku perlihatkan
sapa hangat kepadamu
Bahwa dunia ini
masih milik kita berdua
Tiada dapat menjauhkan
hati ini
Walau kau telah
mencelupkan diri
Bersandar pada
buku kenangan tebal
Dimana senyum,
canda terdapat di dalamnya
Sedih, gundah,
risau pun tak kalah serunya
Semua momen yang
takkan pernah lenyap
Duhai mentari
Apa kau
mendengar senandung ini ?
Aku titipkan
pada hembusan angin
Saat pernah kita
rasakan waktu bersama
Duhai pencerah
hati
Apa kau merasa
apa yang ku rasa saat ini ?
Saat tak ada
sinar kebersamaan
Aku gelap, tak
ada penghangatan tanda sebuah genggaman
Bersamamu takkan
pernah aku sesali
Menjalani tali
ikatan silahturahmi
Setiap waktu
mengukir cerita
Akan ku bungkus
rapat-rapat
Seraya menunggu …
