Rintihnya hujan
kian mengecil
Alam biru kini
mulai tersenyum
Membuka hati
saat kala bersama
Aku dan kamu
hingga tercipta nama kita
Kau berikan aku
sesuatu
Yakni ketenangan
Menghiasi senyum
kegembiraan
Saat kita berdua
Gemuruh angin
kencang melanda
Bak hati yang
sedang menangis
Entah harus
bagaimana merelakan
Kepergian dari
seorang teman
Ingatkah ?
Saat mentari
pagi bersemi cerah benderang
Saat berdua kita
berpetualang
Keringat
mengucur deras
Tanda semangat
yang takkan padam
Saat kau
mengadah sebuah harapan hatiku
Hatiku selalu
mengucap harapan terjaba
Saat kau kian
bersedih
Hatiku harus
lebih ceria
Untuk
menceriakan mentari ku kembali
Kini kau pergi
membekaskan tawa di hati
Akan kah
lembaran kita terulang kembali?
Saat waktu
bersama menghiasi
Saat rindu
menjadi saksi
Saat pelukan mu
merangkul di sisi
Dan hati ku
terucap
