Tuesday, June 4, 2013

Rasa Bersyukur Yang Sesungguhnya

Ada seseorang yang lahir dengan keberuntungan.
Dia bisa saja dengan mudah mendapati apa yang ia mau.
Hanya dengan mengacungkan jari telunjuknya serta mengarahkan apa yang ia inginkan.
Mendapatkan apa yang ia dambakan dengan kemudahan.
Seolah semua yang terbaik bisa dirangkulnya.
Suatu waktu ada sebuah kerikil kecil yang melukai bagian dari kehidupannya.
ia sangat marah..
sangat marah !!!
Beserta dengan kekesalan yang begitu memuncak.
Seakan dunia ini tidak adil pada dirinya.
kekecewaannya yang amat begitu mendalam.
Sementara seseorang yang dari sudut sana.
Yang terlahir dalam beragam ketidakberuntungan.
Yang sering disebut dengan kesialan.
Tidak ada keberuntunganpun yang datang mengahampirinya.
Kisah kelam dan sedih selalu menemani disepanjang perjalanan hidupnya.
Bahkan perjalanan hidupnya seakan tidak berpihak kepadanya.
Suatu ketika matanya tertutup seraya tersenyum dengan perasaan jauh mendalam.
Rasa syukur terwujud karena dirinya mendapatkan sebuah buah apel untuk sarapan hari ini.
Semua yang ia dapatkan dengan rasa syukur jauh mendalam.
Serasa Buah apel itu adalah buah yang sangat nikmat sehingga mendapatkan tenaga untuk beraktivitas.
Lihatlah seberapa besar keberuntungan yang didapati dengan rasa syukur.
Semakin hebat seseorang yang bersyukur semakin hebat pula keberuntungan yang akan menghampiri.
Keberuntungan yang datang menghampiri seseorang terkadang bukan yang seperti terlihat kepada seseorang yang telah memiliki.
Suatu kelebihan bisa jadi tidak lebih beruntung daripada seseorang yang terlihat tidak memiliki kelebihan.
Karena pada dasarnya keberuntungan itu terlahir dari sebuah penerimaan dengan rasa syukur atas apa
yang kita miliki sekarang.
Itulah suatu kesejahteraan yang benar-benar indah.