Wednesday, May 22, 2013

Menunggu

Aku percikkan kata rindu ini untukmu
Yang terbuat dari sebuah cerita kita
Dimana kenangan menjadikan segala sesuatunya menjadi tenang
Namun asa ini tak terhujung 

Aku yang duduk ditepi penuh penantian
Dimana dahulu kita menjadi sebuah alunan
Jiwa dan raga bersatu seraya menari
Menguntai dan merajut sebuah senyuman

Mengadah kelangit akan sebuah persaksian
Dimana biru cerah secerah pertemanan kita
Tangan saling mengisi sela-sela jemari
Melukiskan bahwasannya Kau takkan pergi

Aku kembali kebelakang halaman dengan langkah pelan
Tak mau pergi kedepan karena kata menunggu masih dihati 
Untuk sebuah perjanjian yang tak akan dikhianati
Menyambungkan tali kenangan kita lagi...