Malam ini hujan turun begitu derasnya. Saat itu gue sedang duduk di busway mengarah ke Tangerang, sebenernya berdiri ding. Gak dapet tempat duduk (-,-) Tangerang adalah tempat mengadu nasib dengan gue studi dulu disana. Berawal dari Jakarta yakni harmony gue melihat anak-anak sedang bermain bola sambil hujan-hujanan. Bukan kekhawatiran yang gue rasa, lagian siapa dia, siapa gue pakek khawatir segala, kalopun gue khawatir dan gue suruh pulang,, pulang kemana?? hehehe. Saat itu yang gue rasa adalah semangat gue yang sekarang ini sangat jauh ketinggalan dari sibocah tersebut. Padahal gue pun pernah bocah juga sama kaya dia. Dan gue juga mempunyai semangat yang gak kalahnya sama mereka yakni diantaranya, main terus. Yup ! main terus-terusan dan gak belajar, lari-larian terus gak mau behenti, sebab dikenjar anjing cuy. hahaha!
Kali ini gue cuma mau bahas tentang perubahan buruk kita yang sudah tidak kita miliki lagi, yakni semangat. Pernah gak kalian bayangin atau telaah sedikit bahwasannya kita saat masih dini itu semangatnya sangat luar biasa bahkan menggebu-gebu. Contohnya aja deh saat melihat si bayi mungil yang sedang belajar berdiri dengan susah payahnya. Sibayi yang sangat imut itu tetap terus mencoba walaupun ia sering jatuh tersungkur. Ia terus mencoba meki tertatih-tatih sebab didepannya ada sosok yang ia sangat sayang, yakni kedua orangtuanya. Ia hanya ingin menunjukan bahwasannya "gue bisa berdiri lho! gue harus bisa ! liat ya mah, pah aku akan bisa jalan!" dan akhirnya ia bisa berdiri dan menghampiri kedua orangtuanya. tidak jauh beda dengan anak yang sedang belajar sepeda. Ia selalu berusaha meski harus terjatuh dari sepeda kesayangannya dan terus bangkit walaupun terdapat luka entah itu dikaki atau ditangan.
Coba kita perhatikan saat kita sudah dewasa. Kita kehilangan semangat yang sangat membara tersebut. Contohnya saja saat kita sedang berhadapan dengan suatu masalah. Kita lebih mudah frustasi bahkan menyerah dengan masalah tersebut. Akhirnya kita lebih memilih menghindar dari suatu masalah tersebut. Kalau saja kita bisa selalu mengenang masa-masa indah nan semangat saat kita masih kanak-kanak, mungkin kita akan malu dengan tindakan-tindakan menyerah yang kita ambil. Lihatlah mereka (sibocah-bocah tersebut) yang selalu semangat dan ceria. Merka selalu tertawa bahkan dalam kesehariannya lebih dari 80 persen adalah sebuah keceriaan dalam dunianya. Bravo !!
Mungkin itu dulu yang mau gue sharing, pesan gue adalah saat kita sedang terpuruk karena suatu masalah, ingatlah anak-anak mungil tersebut atau bahkan kita sendiri yang memiliki kisah semangat kita saat mesih kecil. :)